Sabtu, 2009 Januari 03

rasa MALU di Hati yang belum berubah

Saatnya diri perlu berbalik melihat dan menakar kembali pada titik keseimbangannya…
Limpahan kesenangan, kebahagian perlu dikontrol… tidak sebanding rasa yang dialami bila semua itu berbalik arah
Rasakan semua bentuk KEBAHAGIAAN itu dalam hati yang SANTUN.. tidak dilakukan dengan rasa yang LEBIH dari yang lain… selain akan membuat iri dan ketidaknyamanan bagi yang lain, juga tentunya semua itu hanyalah sebuah TITIPAN yang oleh kuasaNYA bisa saja diberikan pada siapapun… Jadi, mengapa harus MEMBANGGAKAN DIRI mengasahnya merebut RASA LEBIH yang TUHAN miliki… Masih banyaklah dari DIRI yang perlu dipertanyakan …mengapa menjauhkan hati dari rasa keteduhannya dengan membuatnya kecewa menyalip banyak kata santun dan rasa hormat kita pada sesama yang belum sempat menyentuh nilai lebih itu...
jika sekiranya kita mampu mengolahnya menjadi lebih sesuai dengan kodrat “diri” kita. Tidakkah semua rasa itu menjadi UJIAN yang mendorong kita bisa mendapatkan derajat yang lebih baik.
…bila perlu tertawa maka tertawalah dengan dengan SEHAT, jadikanlah lambang kebahagiaan itu menjadi inspirasi orang lain untuk bisa berbuat dan mau merubah dan mengharap pada banyak kebaikan tuhan di muka bumi ini…
janganlah menjadikan diri menjadi BUDAK setan yang secara tidak sadar telah banyak meracuni hati dan pikiran kita di rasa bahagia yang kita miliki…berbuatlah dan yakinilah pesan kebahagian itu adalah pesan kekhalifaan kita yang diharapkan bisa memberikan banyak kesejukan pada banyak orang amin..

Jumat, 2008 Desember 05

Smart ENERGY "ReFraming heart"

masih adakah cahaya yang mampu menghapuskan noda di hati berubah sebaik yang diharapkan... bila iya.. sambutlah cahaya itu dan perlakukan ia dengan cara yang baik, pelihara ia sejalan dengan besarnya niat kamu menghargai cehaya itu bisa menjadi obor penerang bagi diri dan cintamu pada sesama.
...Tuhan telah memberi kita ruang yang cukup luas untuk bisa berkaca... menilai semua kebaikan itu searah dengan rasa kemanusian kita... 
jangan pernah melampaui hak dan fungsi yang tuhan berikan pada kita, sejauh apa yang ada dibadan belum mampu kita menilainya... 
berpikirlah dan Ramu pikiran itu... agar bisa berjalan dalam keseimbangan rasa yang KUAT... kuat untuk mengatakan BAIK bila itu baik dan mampu mengucapkan TIDAK bila itu buruk buat hati dan pikiran kamu.... perjamuan hati dan pikiran terkadang membuat banyak perdebatan dalam diri kita untuk menilai layak dan tidak layak pada sesuatu, pantas dan tidak pantas... padahal sesungguhnya kita hanya banyak berbohong dan takut pada semua prasangka "kurang" dibalik banyak pertimbangan itu...

Selasa, 2008 November 11

selamat ULANG TAHUN ayah

entah itu menjadi PERINGATAN, hadir membangunkan diri dari banyak mimpinya yang belum terjawab... walau sebenarnya diri mau dan ingin membangunkan mimpi itu... tapi semuanya seakan TERDIAM SEPI, yang hadir sekadar menyisakan waktu.. tanpa banyak kesan yang TERTANAM, kecuali bahasa dan gerak tubuh yang mulai layu...
... sejak diri berganti umur kini tidak banyak rasa dan asa yang dititipkan didepan, kecuali rasa percayaku yang besar akan takdirMU kepadaku...berdenyut menemani nadi hidupku menjawab semua mimpi-mimpi itu.
...benarkah ini jalanMU yang kutuju.. Bimbinglah langkah kaki ini di gelapnya malam hariku... yang kuharap CAHAYA itu bisa menjadi cermin hatiku MELUKIS mimpi-mimpi itu menjadi nyata...
Adalah MIMPI yang senantiasa menemaniKU merasakan cinta dan cita itu pasti nyata adanya, sekuat rasa dan tanggung jawabku kePadaMU Tuhan dan rasa cintaKU yang tulus kepada Keluargaku...yang senantiasa MENGGODA ku meraih ASA dan CINTA itu... agar bisa tersenyum kepadaku.

Selasa, 2008 Oktober 07

TALI yang baik itu bernama TALI SILATURAHMI

Terdengar ASING kata itu, walau sebenarnya RUH dari KATA itu sendiri membawa banyak ARTI.
Tidak saja mengukir seruan damai dan kesejukan jiwa, tetapi juga banyak keberkahan yang BERTAWAF disekelilingnya. 
Mengasah baik ia dalam KEHIDUPANMU, adalah jalan kesadaran yang senantiasa mengingatkan hati pada rasa kemanusiaan dan pengertian pada sesama.
TALI SILATURAHMI… ceritanya bersahaja bisa melebihi apapun, bila saja cinta dan keikhlasan mampu terbagi TANPA hasrat untuk diberi, jabat tulus TALI SILATURAHMI haruslah bisa menyentuh hati siapa saja, Walau sesungguhnya bukan selalu MATERI yang menentukan. 
Apa yang diperbuat nyata bagi diri, bahwa menjalin persahabatan itu dalam segala suka memberi PELUANG HIDUP yang lebih panjang sebagaimana janji tuhan pada kita semua. 
Sebelum semuanya terpanggil padaNYA dan sebelum nafas kita berhenti berhembus… maka cepatlah kembali, perKUATlah TALI SILATURAHMI dan jangan memutuskannya, karena TUHAN pun tahu bahwa kita sesungguhnya hanya melupakan DOA baik di balik tali silaturahmi itu, yang sebenarnya INDAH bila kita mau melakukannya. 

Senin, 2008 Oktober 06

JALAN BAIK itu DIPERTANYAKAN

Menyapa JALAN BAIK itu kadang berbeda dari cara kita memandanginya. Tidak sedikit yang meresahkan hati mengoyak jiwa kemanusiaan kita, sebelum mampu merasakan kebaikan itu ada.

sungguhkah jalan baik itu memberi kebenaran,yang justeru bertentangan dari CARA yang diberikan?

Adakah CARA yang dipilih selain MERAH yang membekas. Dengan PUTIH yang lebih santun?

perlukah RASA EMOSI menjadi seirama dengan maksud hati untuk mengubah seseorang?

Untuk hidup yang lebih baik…kadang jalan seperti itu perlu ada, namun bukan berarti HARUS ADA dalam setiap masalah yang dihadapi. Masih banyak kelembutan yang tersisa, yang justeru memiliki pengaruh yang lebih besar ketimbang panas yang terus ditiupkan.

Apa yang kuperbuat nyata adanya untuk SATU CINTA BERBAKTI-tidak ada yang lain. Namun sesungguhnya mohon AMPUN yang besar bila RIDHO yang baik itu, telah membuat keraguan menyelimuti jiwaku…meracuni pikiranku… dan membuatku menantang RESIKO itu lebih nyata adanya.

Seperti tidak pernah cukup untuk berhenti… jalan baik itu selalu datang diluar dari rencana yang terpikirkan…Tidak saja Hitam dan Kecut yang menjadi bunga CURIGA yang menambah lemahnya hati, tetapi juga semangat untuk berubah menjadi lebih dari sekadar HARAPAN, yang memungkinkan ada setelah MERAH itu terhapuskan.


DIMANA KATA DAN MAKNA TERTERA

Setiap KATA itu bermakna...
Banyak RAHASIA dibalik maknanya...
Dia menjadi baik atau tidak, semua itu terpengaruh dari cerita dibalik makna itu...
Mengartikan dan memakluminya, jauh lebih baik bila semua MAKNA dibelakangnya kita kembalikan pada yang memberi...
Hanya DOA yang tersisa bila kita ingin MAKNA itu berlabuh indah...
Atur dan Kendalikan nafas hati mu bila ia sudah mulai tersengal dan jiwa batinmu bila sudah mulai berdebar. Sesungguhnya apa yang TERSIRAT dibalik tanda-tanda itu, TIDAK SELAMANYA mengungkapkan KEBENARAN yang kau yakini.
Percayalah masih banyak RAHASIA yang belum terungkap dibalik tanda-tanda ITU... Untuknya, SEBELUM semuanya menjadi KELAM... perlu ada tutur yang baik, prasangka yang indah, dan hati yang tersenyum serta menyerahkan spenuhnya pada yang Kuasa.
Semuanya akan TERJAGA DAN TERKENDALI, selagi kita tetap dekat kepadaNYA dan tidak berputus asa pada JANJI-JANJI BAIKNYA pada kita semua. Amin..ya Rabbal Alamin.

Rabu, 2008 September 17

aroma LIAR kaum sombong

diawal sebenarnya diri mau mencoba, BERADAPTASI pada keadaan, yang sebenarnya diyakini memiliki RESIKO BESAR di hati yang pasti sakit... tetap kuat dalam LINGKARAN LIAR, tidak hanya kesabaran yang perlu ENERGI BESAR, tapi juga hati yang besar melihat KESOMBONGAN itu menari-nari di depan mata... Nauzubillah minsalik... terenyuh juga melihat kebodohan dan kekonyolan itu masih melintas didepan mata. Padahal rasa itu, hanyalah pembodohan diri yang sebenarnya sangat galau. 
benar juga dikata kalau cara dan perbuatan kita sangat dipengaruhi dimana kita berada.. maka untuk menjadi baik, bertemanlah dengan yang baik... maka jangan pernah abaikan diri berada dalam AROMA  kesombongannya, bisa jadi lingkungan yang mengelilingi KITA,  adalah lingkaran kepalsuan yang banyak menawari diri berada dalam ALAM kepura-puraannya... 

Rabu, 2008 September 10

setelah 3 DETIK ITU berlalu, semuanya menjadi MURNI untuk dinilai

banyak cerita yang tersisa dari sisa perjalanan hidup yang sudah terlewati, semuanya menjadi nyata adanya setelah akhir dari SATU EPISODE BERGANTI MASA... 
layaknya satu investasi... NODA PUTIH ataupun HITAM yang muncul diakhir MASA itu, adalah juga jawaban dari DOSA dan KEBAIKAN yang sudah KITA perbuat... tidak saja HATI yang menjadi SENANG memperoleh kebaikan dibalas kebaikan, tetapi juga JIWA penuh HARAP BISA merasakan SORGANYA dalam damai JIWA lahiriah yang tak tergoyahkan... 
Namun janganlah memiriskan hati bila saja DERITA yang MENDERA, telah ikut melemahkan JIWA menatap masa depannya... sesungguhnya selagi PINTU TOBAT masih terbuka, ada banyak cara untuk bisa merasakan DAHAGA kerinduan kita terbalaskan dengan kebaikan-kebaikan tuhan yang tak TERKIRAKAN...
Maka tersenyumlah dikau jiwa yang luhur yang masih merasakan rasa SALAH itu sebagai satu ALASAN untuk mau berbuat baik bagi diri dan orang lain...amin 

Sabtu, 2008 September 06

keIKHLASan BERSAMA

mengajukan KEBENARAN hati dalam ruang sosial yang PERMISIF, tentulah sangat menyulitkan...
namun bukan berarti TIDAK ADA jalan BAIK untuk mengajukan DIRI  berdiri tegak mengatakan IYA pada sesuatu yang BENAR itu...meskipun itu JAUH adanya melampaui CARA-CARA kODRATI, yang biasa dipertahankan kaum adat disekeliling kita. 
Budi luhur dalam norma kesusilaannya terkadang MERADANG dikala kebiasaan-kebiasaan SOSIAL kita melampaui rasanya dari CARA yang justru biasa saja oleh kaum lain. 
Apakah KEMANDIRIAN Kita yang KOLOT atau lainnya yang BOLOT... 
sekiranya nilai dari pertanyaan diatas dibawa dalam RANAH kekiniaan kita, maka Kolot dan Bolot itu hanyalah PERSEPSI Keserakahan semata, yang hanya menempatkan hati jauh dibelakang KESOMBONGAN KULTURALnya, yang justru masih sering dipertanyakan ADANYA.
Mengungkapkan KEBENARAN hati untuk satu tujuan HIDUP yang lebih baik adalah DASAR dari satu KEIKLASAN yang lebih baik adanya, ketimbang menyembunyikan KEbenarAN itu dalam 1000 pertanyaan yang kita sendiri belum tentu kuat menjawabnya.
UNGKAPkanlah rasa sayang mu itu meskipun itu AWAL dari kemunduran susila yang kita yakini, daripada berTAHAN dalam tahta KESOPANAN yang justru mengangankan banyak KEKOSONGAN dan KEHAMPAAN dalam angan-angan yang tidak pasti... wallahu alam bissabab.

Selasa, 2008 Agustus 05

selamat Datang Ramadhan

MARHABAN YA RAMADHAN
akhirnya cahaya itu datang juga, hadirnya telah ikut menggetarkan hati pada niatnya yang selalu ada untuk mau berubah... ketika jiwa masih tetap KANTUK dengan kemanjaan DUNIA YANG ZAHIR, ramadhan telah menjadi GONG yang membangunkan diri pada kesadarannya bahwa dunia ini perlu keseimbangan, perlu alat pengontrol yang menjadikan bandul jam itu tetap bergoyang dalam GETARNYA, yang tidak sekadar hadir mengantarkan diri lebih bersahabat dengan bulan baik ini, tetapi juga menyadarkan diri pada kadar kesyukurannya, dapat terhindar dari HAL-HAL BURUK yang mungkin terjadi.
SELAMAT DATANG RAMADHAN semoga energi baiknya dapat menjadi cahaya yang menghiasi diri ada pada tampilan terbaiknya untuk senyum terbaik buat sesama.
MOHON MAAF LAHIR BATHIN dari kami myBRAINWARE Corp.

Sabtu, 2008 Agustus 02

menabur benih DALAM energi Salah

ada hal yang selalu berulang ketika SALAH yang terbuat menjadi terlewatkan... dosa yang ternoda mengundang kawan, mengajak hati berbuat lain dalam energi salahnya...
jika JIWA menjadi kurang KEPEKAANNYA, hati dibuatnya luntur dan lemah menangkap ENERGI baik disekitarnya... sensifitas batin yang biasanya peka mengantarkan diri pada naluri kebaikannya... tidak lagi bergetar ketika SOMBONG, TAKABBUR, dan RIYA mulai melekat dalam hati...
sekiranya memungkinkan DOSA terhapus dari niat baikmu untuk mau BERUBAH... maka tidak ada jalan lain untuk larut dalam KESALAHAN yang berkepanjangan... bila badan dan hatimu berubah menjadi kaku memang itu sudah seharusnya... selain karena ENERGI SALAHNYA yang masih melekat, juga karena pikiranmu masih LARUT mencari pembenaran dari jalan SALAH yang sudah dilakukan...
COBALAH BERBICARA pada naluri hatimu yang tidak pernah berbohong, untuk melihat dan membaca semua luka yang ada...TATAPLAH ia dalam dekapan dan pikiranmu yang jernih untuk bisa mengatakan SAYA MEMANG SALAH... coba genggam JEMARImu sekuat mungkin sekarang juga dan mau mengatakan MAAF pada diri yang sudah sering termainkan... if there is a will, there is a way to find your better life...amin

Sabtu, 2008 Juli 12

berSELIMUTLAH dalam MIMPI baikMu

Andai saja... saya memiliki semua rasa yang terpikirkan menjadi ada hadirnya, maka mungkin hati ini menerima COBAAN paling banyak...
Mengajak dan mengolahnya dalam selimut angan NYATA, butuh RUANG dan CARA yang tepat untuk bisa bersamanya...
JIKA SEKIRANYA kesempatan berbahagia itu ada dari cara kita BERPIKIR, maka diri selalu bisa mengharapkan LEBIH jika ITU memungkinkan...
Untuk itu kata BAIK saja tidak cukup adanya bagi hati yang senantiasa gelisah mengharapkan kebahagian itu bisa berulang...

Mungkinkah rasa dan angan yang berlimpah, hadir adanya TANPA COBAAN...
Mimpi indah tidak lagi sekadar angan yang terlewatkan tapi dia hadir sebagai teman yang senantiasa membawa kebaikan itu ada. Jawabannya TIDAK mungkin... sebab hidup nikmatnya bisa dirasakan bila terasa ada riaknya. AURA KEBAHAGIAN adalah hak semua orang sejauh diri mau mengolahnya menjadi bahagia... Berpikir POSITIF dan berprasangka Baik adalah cara dimana irama dan aroma diri bisa selalu ada dalam warna KEUNGGULANNYA.
maka LALAI berbuat baik sama halnya kita mengabaikan RESEKI baikNYA hilang dari SATU kesempatan yang tidak pernah berulang...

Selasa, 2008 Juli 08

Hidup hanya TERJAWAB dari cara kita MEMANDANGNYA

bila itu menjadi HAK kamu maka jangan pernah melewatkannya... tanam dan tempatkan ENERGInya pada FOKUS pikiranmu yang jernih...
jangan pernah RAGU akan nikmat tuhanmu yang berulang, bila mulutmu senantiasa basah memuji dan mengagungkan kebesaranNYA...
maka Tetaplah berbuat dan biarkan jalan baik itu diatur olehNYA... berputus asa hanya sekadar menjadi penyakit tak bertuan, yang memalsukan kejantanan kita dihadapanNya.
Nasib boleh berbeda tapi SINAR WAJAHMU menjadi tanda dan pembeda dari mereka yang tidak pernah bersujud dihadapanNYA...
Kemerdekaan Rasa dan Kelapangan HATI yang Tenang menjadi janji tuhan yang tidak harus terjawab dari MATERI yang melimpah.
Biarkan rasa itu tetap hidup dalam damai jiwamu, yang senantiasa haus dari dahaga cobaan yang balasannya hanya satu SORGA.

Rabu, 2008 Juni 25

esokKAN MASih Ada

.....selagi hati masih terasa berat untuk berbuat serasa semuanya menjadi kaku dan layu. Hitam dan kelam menjadi titik balik yang begitu menyiksa dan menyakitkan.
Tidak saja apa yang terpandang menjadi hambar, tetapi juga apa yang TERASA menjadi asam sekecut hati yang melihat besarnya COBAAN itu.
Keadaan seolah BERUBAH mengantarkan diri berasa ASING didalamnya. Sabar dan Tawakkal menjadi sahabat yang terlanjur ada hanya karena rasa sakit itu perlu ditemani.....
...kalaupun Nyanyian sunyi menjadi pilihan sesaat untuk menghibur diri...
maka diri perlu terus mencari dan mencari jawaban tenangnya, jangan pernah TERPEDAYA dari tipu daya sakitnya cobaan itu...
biarkan semuanya berjalan dan selalu ada akhir dari setiap episode... ingatlah tuhan pasti tahu bahwa cobaan itu tidak selalu sama dengan TAKDIRNYA... maka itu jadikan semua cobaan sebagai pelajaran untuk saling melihat mana yang hak dan bathil dari kesucian dan kemurnian diri yang sesungguhnya.

Senin, 2008 Juni 23

HIDUP jangan DISANGKALI

Ada banyak yang hilang ketika hidup mulai mengenal banyak kenikmatan (al basyar) dan lupa pada kenyataan diri, yang sesungguhnya masih butuh banyak kata maaf dari kekurangannya.
Tahta, Kemapanan, Jabatan dan Kekuasaan sering menjadi HIASAN yang membesarkan hati dan kepala DILUAR dari tempatnya ya
ng terbalik.
Sehingga...Tidak saja mata yang mulai ragu pada hitamnya kebathilan, tetapi juga rasa dalam diri mulai BERKURANG Kepekaannya mendidik hati untuk mau berbuat sesuai SyariatNYA

Rasanya semua itu tersadari dan menjadi BEKU hanya karena diri enggan melepaskan Kenikmatannya yang semu.

Maka janganlah heran mengapa banyak yang tidak lagi PEDULI dengan diri dan lingkungannya demi SEBUAH RASA yang terus meletup dan merangsang...padahal BALA, KARMA Dan KUTUKAN sudah pasti adanya bagi mereka yang SERING menantang kekuasaanNYA..

Karena NASEHAT saja tidak cukup maka COBAAN yang menjadi nyata seringkali menjadi pelajaran terakhir yang kadang sukar diterima kenyataannya..

Maka jangan pernah MELAWAN, pacu terus kepekaan diri dan jangan pernah menyangkali hidup hanya sekadar menjaga kenikmatan yang justru membawa sengsara pada diri dan keluarga anda....

Sabtu, 2008 Juni 21

SELALU ada Cara Untuk TEGAR

selalu ada cara untuk bisa tetap MENYATU dengan lingkungan dimana kita menganggapnya TIDAK SESUAI dengan suasana hati dan pikiran kita tanpa harus terpengaruh. Banyak pertanyaan yang seringkali muncul dengan kondisi seperti ini, APAKAH kita atau orang lain yang keliru ataukah hanya diri yang belum siap berubah.
berserah diri pada lingkungan dengan orang-orang yang menjadikan KELUHURAN, KESANTUNAN BUDI PEKERTI serta PRILAKU hanya sebagai TEMPELAN tidaklah mudah, dan menjadikan kata MAAF hanya sekadar rantai permainan yang TIDAK LAGI TULUS memaafkan diri, berjanji untuk tidak lagi berbuat... memang tidak mudah dan gampang berada didalamnya... hati senantiasa MERADANG dan jiwa ingin MEMBERONTAK tapi apa daya energi kita belum cukup....
Selama masih ada peluang untuk bisa berubah dan mengubahnya..jangan pernah menyerah pada keadaan SEPERTI itu, ada cara paling hemat yang bisa membuat KENDALI DIRI tetap berada dalam kontrolnya:
...berbaurlah jangan menjauhkan diri dan masuklah kedalam roh pertemuannya.
...mainkan suasana HATI didalamnya dengan cakap terkontrol dan lebur diri dalam komunitas tersebut.
...potong strategi bertemu dengan cara-cara yang cerdas, menggebrak dan menggugah sebelum arah aura berpikir mereka berpaling pada arah aliran yang berbeda.
...kontrol diri dalam pertemuan dan CUKUPKAN hati jangan terlalu lama dalam kelompok.
...dan rasakan perbedaan itu setelah anda menarik diri dalam komunitas...setelah itu kembalilah bekerja dan tetaplah TEGAR&TERJAGA!! jangan PERNAH TERGODA&TETAPLAH BERDOA.

Never GIVE Up... Rasakan kekesalan itu..jadi?

tadinya saya tetap bertahan tapi akhirnya saya juga menyerah, tidak ada jalan lain kecuali diri harus berbuat menyerakan diri berada didalamnya.... KONYOL menjadi satu tamparan halus yang menjadikan diri perlu tetap bertahan, hanya karena tidak adanya pilihan lain yang menggugah hati untuk melawannya... 
...terpaksa berada dalam lingkaran kepura-puraannya jelas ikut menyiksa batin dan harga diri. Tidak saja kepalsuan muka yang nampak tapi juga keikhlasan hati lebih sebagai topeng yang menghiasi senyum kecewa di hati...
...berpikirlah.. selalu ada cara untuk bisa lebih hormat pada hati dan pikiranmu...jangan sisakan dia berada dalam goresan luka yang terlalu dalam yang justru lebih mamatikan diri dan pikiranmu berada dalam kekosongan batin dan jati dirimu yang sesungguhnya...

Selasa, 2008 Juni 17

HARAPAN itu MASIH ADA

Selagi bisa maka berbuatlah, jangan pernah sangsikan kekuatan diri yang belum terbaca...
buatlah jalan yang selalu mengundang kekuatan inspirasi anda terolah tanpa henti dalam ruang yang mengontrol anda pada jalur kebaikannya.

jangan pernah lupakan dan hilangkan diri anda hanya sekadar ingin pergi bersama bayangan orang lain yang belum tentu menyejukkan anda. Selagi matahari masih memanggul cahayanya dan bulan masih setia menemani kita...would be nice menjadi diri sendiri...
berubah bukanlah sesuatu yang susah selagi hati masih mengharapkan hidup dan bayangan diri belum berubah. Harapan ITU masih ada pagi masih berulang...
berjalanlah dan jangan biarkan kesejukannya di ambil orang lain...
bangkit dan berusaha hanyalah kerinduan saja yang menjadi nyata bila kita mau mencobanya...never say give up

Senin, 2008 Juni 16

BERBEDA itu INDAH...

Memulai SESUATU yang baru terlebih bila hal itu UNIK dan TIDAK LAZIM bagi sebagian orang... seringkali mengganggu hati dan jiwa mereka... MAAF sesuatu yang baru itu tidak ada kaitannya dengan persoalan KEYAKINAN, tetapi lebih pada usaha bagaimana merombak kelaziman dan mendobrak kezaliman yang ada.

Hati dan jiwa terasa TERsesak, TERganggu seakan-akan tahta kewenangan, kekuasaan dan keyakinan kita TERAMPAS, padahal belum tentu sesuatu yang berbeda itu MENYAKITKAN DAN MERUGIKAN, yang sesungguhnya bila kita masih mau menghargai PERUBAHAN itu, mungkin saja ada eNERGI POSITIF yang bisa kita ramu menjadi satu kekuatan baru, yang justeru mampu menstimulasi otak kita bekerja lebih baik dan ikhlas.

Bukankah kita diciptakan berbeda-beda untuk kita saling mengenal? maka untuk dikenal JADILAH berbeda.
Bukankah SESUATU yang baru, kita menjadi benci, sok pintar, enggan berbagi dan tidak menjadikannya MENJADI sebuah masukan...hanya karena diri kita belum mengenal sesuatu itu?!, diri terasa terlampaui KESOMBONGANNYA, sehingga kita sering kali MENGAKALI sesuatu YANG BARU itu tidak pada porsi dan proporsionalitasnya, padahal sesungguhnya kita juga PAHAM hanya karena MALU dan TERLAMBAT saja bukan kita diawalnya...

Tapi yakinilah selagi otak kita masih sadar dan hati kita masih tergetar, mungkin kiranya pandangan diatas hanya ada pada jiwa-jiwa yang masih ada DIPERASINGAN dan belum mengenal dirinya lebih dalam...Untuk itu, menggagas perbedaan DEMI KEBAIKAN tidak ada salahnya, tapi ciptakanlah kedamaian dengan perbedaan itu...rebut HARI-HARI indah bersama sesuatu yang baru dan baik..untuk diri, keluarga dan masa depan....

Selasa, 2008 Juni 10

KESUCIAN NURANI...maka BUKTIKAN

kita semua bisa jadi PAHLAWAN bagi diri sendiri melawan yang BATHIL tanpa perlu merasa ragu...
Yakini yang benar bila itu benar, bila nurani sudah menganjurkan KEBENARAN, maka mari kita buktikan KEBENARAN itu bertahta dalam diri kita, jangan pernah melepaskan diri tenggalam dalam simbol PENGECUT, demi sebuah KEBEBASAN dan TOLERANSI, padahal sesungguhnya nilai HAKIKI kita sudah terinjak-ijak oleh DARAH sealiran.
ADAKAH yang LEBIH JUJUR DARI NURANI?
Ajaran NURANI jangan pernah dipertaruhkan dengan kepentingan lain diluar dari koridornya. Tidak ada kata tawar menawar dengan URUSAN HATI, jangan pernah larut di dunia fatamorgana yang belum tentu mengajarkan kita pada kesucianNYA...
Sekiranya KEWENANGAN HATI jangan lagi pernah diperdebatkan dengan KEWENANGAN UNDANG-UNDANG-Kewenangan KOLUSI. Sehingga kita jangan pernah lagi dicap sebagai MAHLUK tuhan paling BANCI dimuka bumi ini...

Minggu, 2008 Juni 08

TERKESAN..meskipun telah BERLALU

Membayangkan semua hal yang berlalu di kehidupan kita, mewangi bersama manisnya hidup menjadi KENANGAN yang selalu didambakan...dan entah kapan itu kembali ... BERLALU menampakkan KEAJAIBANNYA.

Hanya saja meskipun itu TERTUNDA dan belum semuanya bisa dirasakan..harapan ITU masih tetap ada bersama besarnya RINDUKU pada suasana dan pada orang-orang disekitarnya...OH sejuknya dan INDAHnya suasana itu.

Diujung pikat hatiku yang semakin TIDAK kumengerti...mengapa Sinar Bola Mataku terus tergetar DALAM angan dan rasa yang ingin kembali mengulanginya ... mungkinkah?.....bahwa sesungguhnya AKU telah terjatuh...yang membawa diri sekadar berlepas dari rasa GELISAHnya...

Selasa, 2008 Juni 03

JANGAN PAKSA aku Menjawabnya

sejenak kukenali diriku berada dalam getar tubuh yang tidak biasanya, badanku menggigil, suaraku gemetar...tidak mengerti harus berbuat apa... inikah keadaanku yang menjadi hari dari keputusanku untuk berpisah...

Tidak... dont let me change my own mind...jangan pernah ada yang memaksaku untuk berubah atas sesuatu yang masih aku sayangi...biarlah celah yang nampak menjadi warna yang memudar dan menjadi kenangan yang membuatku selalu tersadar untuk menggantinya...would be nice to hold you together...

biarlah kini kekurangan diri menjadi cermin yang selalu menjadi warning yang membangunkan diri pada kesadarannya untuk bisa selalu berjalan TEGAK dan tidak tinggal DIAM pada celah diri yang belum terbaca.

Sabtu, 2008 Mei 24

menyerah...AYO MAJU sobat

cOBAAN satu kata yang seringkali memiriskan hati untuk bisa merasakannya... adalah dia menjadi berat karena cOBAAN seringkali meruntuhkan tahta kesombongan diri menjauh dari rasa kenyamanannya.

cOBAAN
seringkali membuat diri menjadi berbeda, mengubah kebiasaan jauh dari biasanya... cOBAAN juga seringkali memudarkan rasa berada dalam getarnya yang pahit dan cOBAAN seringkali mengajak hati berbuat berbeda melawan kodratNYA.

pERLU ada cara dan selalu ada cara untuk bisa melihat cOBAAN seperti apa adanya. Sekiranya ada hal yang bisa membuatnya menjadi nyaman. Mungkin hanya Nabi AYUB AS yang bisa dilihat sebagai mahluk tuhan yang paling sabar menerima cOBAAN. Penyakit kulit yang dahsyat tidaklah memudarkan semangatnya untuk tetap menerima QADHA itu sehingga setanpun menyerah untuk menggodanya..Dan selalu ada pesan dari sebuah ketauladanan bahwa ZIKIR, SYUKUR, DAN SABAR adalah CARA yang bisa dilakukan untuk bisa menerima takdirNYA dengan ikhlas...semoga

Sabtu, 2008 Mei 03

Nyaman..Belum Tentu?!

Merangkul kenyamanan itu ternyata butuh ketegaran untuk bisa membuatnya lebih lama. Memang berat mempertahankannya bila hanya bersandar pada nilai-nilai kebendaan semata (al basyar). Justeru kepekaan dan kearifan pada 5 PANCA INDERA lah, menjadi kunci utama dinamo kenyamanan itu bisa bertahan lebih lama.Mata, Telinga, Hidung, Lidah dan Kulit sesungguhnya menjadi radar yang sangat jujur dan tanpa pernah menolak dari apa yang dilihatnya, didengarnya, dihirupnya, bahkan dari apa yang dirasakannya. Sehingga semuanya itu lebih bermuara pada kontrol syaraf yang kita miliki.

Kenyamanan HATI menjadi terganggu setelah MATA mendapat pengaruh yang tidak sesuai dari apa yang dilihatnya, pikiran menjadi tidak tenang saat TELINGA mendapatkan suara/nada yang tidak sesuai dari apa yang dipikirkannya, dan hidung menjadi tersumbat dikala aroma yang dirasakannya tidak lagi mampu menjadi triger kebahagiannya. Serta Perasaan menjadi terganggu dikala kepentingan panca indera sudah terlampaui kodrat kewenangannya.

Yang tersisa hanya lah kita perlu lebih waspada pada keadaan dimana diri berada pada satu kenyamanan.... jangan pernah berharap begitu dalam, tetapi bijaklah pada tindakan yang semestinya bukan pada tindakan yang seharusnya, karena hal tersebut bisa saja berdampak buruk dikala ketidaksiapan kita menerima perubahan mendadak dari kenyamanan yang kita alami.

Jalan CINTA yang tak terelakkan

kubuka langkahku untuk melihat apa sesungguhnya yang tertangkap oleh mataku
......TERNYATA hanya sebuah keyakinan, yang ia menjadi benar bila ku mau menerimanya berkolusi dengan hatiku, tetapi setelah semuanya kuterima
......TERNYATA keyakinanku mesti teruji kembali yang aku sendiri masih asing dibuatnya
......TERNYATA rasa kecewa, sakit hati hanyalah sebuah pengalaman yang ia menjadi membara hanya karena aku saja belum pernah tersentuh oleh energi panasnya
......TERNYATA baru setelah semua itu kurasakan, rasa yang memerah itu dapat kuputihkan menjadi sebuah kebenaran yang harus kusikapi apa adanya, yang tidak perlu berlebihan, hanya karena aku belum tahu apa-apa darimana titik merah itu bisa memudar
.....TERNYATA kehangatan itu HANYA akan datang pada jiwa-jiwa yang mau belajar bahwa angin dan kentut sekalipun bisa menjadi TANDA bahwa ada yang tersembuyi yang perlu kita cari dan pahami kehadirannya....